ASOSIASI Pengusaha Indonesia (Apindo) Kabupaten Bekasi ingin menggelar dialog antara perusahaan dan buruh. Agenda yang dibahas dalam dialog tersebut yakni soal bagaimana setiap perusahaan memberikan sertifikasi keterampilan dan skill buruh.
“Jadi buruh membekali diri, masing-masing perusahaan memberikan sertifikasi keterampilan. Saya yakin itu bisa dilakukan asal ada dialog antara buruh dengan perusahaan,” kata Ketua Apindo Kabupaten Bekasi, Sutomo.
Sertifikasi skill diharapkan bisa menjadi bekal buruh ketika perusahaan melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Dengan begitu, buruh yang telah memiliki sertifikasi akan lebih mudah mencari pekerjaan di tempat yang baru.
“Saya pikir itu ide yang cemerlang ketimbang melakukan demo terus menerus,” ujarnya.
Terlepas dari itu, Sutomo menjelaskan persoalan yang dialami PT Toshiba dan PT Panasonic yang ada di Kabupaten Bekasi. Kata dia, dua perusahaan elektronik tersebut tidak hengkang dari Indonesia, melainkan hanya melakukan efisiensi di saat persaingan semakin kompetitif.
“Misalnya PT Toshiba, di situ ada pengurangan betul karena produksinya mesin cuci sudah tidak menguntungkan. Juga seperti PT Panasonic yang memilih memproduksi lampu led karena awet murah dan bersaing,” tuturnya.
Sutomo membantah telah terjadi PHK besar-besaran. Namun ia membenarkan kalau belakangan ini ada beberapa perusahaan yang mem-PHK karyawannya.
“Iklim investasi di kita (Kabupaten Bekasi) juga masih stabil,” tambahnya.
Masih Sutomo, Apindo sudah berkomunikasi dengan perusahaan agar tidak mudah mengeluarkan keputusan PHK. Namun kata dia, Apindo tidak bisa memaksa perusahaan agar tetap mempertahankan karyawannya.
“Tapi ya mau bagaimana lagi jika perusahaan tidak mau mempertahankan bisnis,” katanya.
Source From pojoksatu.id
Sertifikasikan Buruh sebelum di-PHK
On 2016-02-22 03:08:07 1094