Lulusan SMK Wajib Punya Sertifikat Profesi


Lulusan SMK Wajib Punya Sertifikat Profesi Era MEA (Masyarakat Ekonomi ASEAN) yang bergulir awal tahun ini membuat semua kalangan berbenah. Termasuk di sektor pendidikan, terutama di kalangan SMK (sekolah menengah kejuruan). Karena mereka akan bersaing langsung dengan SDM (sumber daya manusia) luar negeri. Itu pula yang dilakukan SMK Muhammadiyah 7 (Mutu) Gondanglegi. Sekolah ini membekali siswa dengan keahlian khusus hingga meluncurkan program keahlian untuk menghadapi serangan pasar luar negeri. Upaya lain, kemarin (16/1) sekolah yang terkenal dengan mobil Surya Wangsa tersebut menggelar Seminar Nasional dan Pembinaan Akses Informasi SMK 2016 sebagai langkah kongkret menghadapi pasar bebas. Hadir sebagai pembicara PW (pimpinan wilayah) Muhammadiyah Jawa Timur Prof Imam Robandi, Direktur Direktorat PSMK (pembinaan SMK) Dr Mustaghfirin Amin MBA dan Kabid Dikmenjurperti Hudiono MSi. ”Harus ada tindakan nyata. Jangan hanya konsep SMK Bisa! Tapi benar-benar aplikatif,” kata kepala SMK Mutu Pahri. Alumnus Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) itu menjelaskan, SMK memang ditugaskan pemerintah secara khusus untuk mampu bersaing. Karena SMK menjadi pencetak tenaga kerja terampil yang lulusannya akan bersaing secara langsung dengan tenaga kerja dari seluruh negara ASEAN. Makanya, lanjut Pahri, langkah pemerintah memberlakukan sertifikat profesi bagi lulusan SMK harus segera direalisasikan. ”Sertifikat profesi itu nantinya tidak hanya diakui di negara sendiri. Di negara-negara lain juga berlaku,” bebernya. Sementara, Mustaghfirin Amin mengatakan, agar SMK tetap mampu berkibar di era MEA ini, proses pembelajaran harus diperbaiki. Pembelajaran berbasis IT (information technology) juga wajib diterapkan. Karena ke depan semua aktivitas pembelajaran akan mengarah ke era digital. Source From radarmalang.co.id

Media Sosial