Indonesia Terlalu Andalkan SDA dan Lupakan SDM


Indonesia Terlalu Andalkan SDA dan Lupakan SDM Indonesia dinilai terlalu terlena dengan berlimpah dan kayanya Sumber Daya Alam (SDA), namun melupakan dalam menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) menghadapi persaingan antar negara, seperti sudah berlakunya Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). "Padahal dulu Malaysia berguru dengan Indonesia, tapi sekarang terbalik," kata Direktur Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) Sugiyanto dalam acara Temu Real Bisnis ke-3 Pengurus Koordinator Nasional (Kornas) Forum Keluarga Alumni (Fokal) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) dengan tema 'Dalam acara Persiapan Sertifikasi SDM dan Usaha Dalam Menghadapi MEA' di Matraman, Jakarta, Senin (1/2/2016). Sugiyanto menjelaskan, tidak adanya persiapan yang matang dan sertifikasi SDM, maka SDM akan menjadi sumber daya masalah. Pasalnya, tidak mampu bersaing dengan negara-negara lain. "SDM bisa jadi sumber daya masalah Nanam SDM enggak seperti nanam padi," tambah dia. Sugiyanto mencontohkan, Indonesia sudah bergabung dengan beberapa perjanjian antar negara. Salah satunya bergabung dalam World Trade Organization (WTO). Selain itu, sudah diberlakukannya MEA. "Ini akan terjadi pertukaran tenaga kerja antara negara," paparnya. Diakui Sugiyanto, potensi SDM di Indonesia memang sangat besar jika dibandingkan negara-negara ASEAN lainnya. Namun, dirinya menyebut hanya penduduk di pulau Jawa saja yang siap dalam persaingan, sedangkan untuk penduduk wilayah Indonesia Tengah dan Timur perlu ditingkatkan. "Kalau penduduk di pulau Jawa, seperti di Jakarta, itu fine. Sekarang ASEAN sudah enggak ada batasan lagi baik barang maupun manusia. Tapi kita memang butuh sertifikasi tenaga kerja bagi siapa yang keluar negeri," imbuhnya. Source From Okezone.com

Media Sosial