Indonesia Kekurangan Tenaga Kerja Spesialis


Indonesia Kekurangan Tenaga Kerja Spesialis Indonesia dinilai masih kekurangan tenaga kerja spesialis yang memiliki keterampilan dan keahlian khusus di bidang tertentu. Menteri Ketenagakerjaan M. Hanif Dhakiri mengatakan, sejumlah investor meminta kondisi ini diperbaiki dan fokus ke ‘human resource’ (sumber daya manusia) ini. Investor tersebut, lanjut Hanif, mengatakan pentingnya tenaga spesialis untuk menjamin produksi Indonesia dapat bersaing dengan produk negara lain. Menaker mengatakan permintaan tersebut merupakan masukan positif dan menegaskan bahwa di masa yang akan datang memang dituntut adanya peningkatan kualitas tenaga kerja untuk dapat bersaing ditingkat ASEAN maupun global. “Kita akan koordinasikan terus sistem pelatihan kerja yang ada di Indonesia baik oleh Kemnaker maupun Pemda dan instansi lainnya. Akan kita dorong agar output bisa berorientasi ke kompetensi (yang dibutuhkan,” ujarnya. Dengan mendorong sistem pelatihan kerja untuk berorientasi kepada kompetensi tertentu, Hanif mengaku yakin akan dapat meningkatkan jumlah tenaga kerja spesialis yang dibutuhkan. “Jadi agar tenaga kerja spesialis seperti yang diminta para investor bisa dicukupi oleh sistem pendidikan formal maupun sistem pelatihan kerja kita.”

Media Sosial