Kencangnya kompetisi di dunia kerja saat ini, menuntut para pelamar harus punya kompetensi, keterampilan, pengetatahuan dan sikap yang matang. Namun para pelamar juga harus mampu mengemas kekhasan tentang dirinya itu dalam CV (curriculum vitae) dan surat lamaran kerja yang baik.
Jika tak ingin lamarannya jatuh ke tong sampah, maka mau atau tidak, suka atau tidak, para pelamar harus harus betul-betul mempersiapkan daftar riwayat hidup dan surat lamarannya dengan baik.
"Rismawati menegaskan, kekhasan itu harus tertuang dalam CV dan lamaran kerja. Tidak semua pelamar yang mengirim CV dan surat lamaran kerja dipanggil. Hanya CV dan lamaran kerja yang 'menjuallah" yang akan dipanggil HRD perusahaan, " ujar Demikian Dosen Politeknik Negeri Medan Rismawati Situmorang, selaku Fasilitator HELM USAID dalam program "Improving Skill and Character Building Through Career Development Centre" yang digelar USAID HELM di Hotel Swissbel, Medan, baru-baru ini.
Rosmawati menyarankan, di CV dan surat lamaran kerja, pelamar harus menyebutkan kenapa dia tertarik melamar kerja di perusahaan itu. Kedua, apakah dia memiliki kemampuan yang sesuai dengan bidang lamarannya itu.
"Di lamaran kerja, perlu kita sebutkan apa kompetensi, pengetahuan dan keterampilan yang kita miliki," sebutnya.
Setelah itu, hal lain yang lebih penting, sambungnya, adalah apa yang menjadi harapan pelamar ke depannya.
"Kita bisa sebutkan apa yang kita harapkan jika diterima di instansi yang kita lamar itu. Dengan menyebutkan harapan kita, kita memang dinilai memahami visi perusahan itu, sistem kerja hingga jenjang kariernya," imbuhnya.
Kepala UPT Pusat Pengembangan Karakter dan Karir Universitas Sriwijaya (Unsri), Prof. Dr. Nuni Gofar MS, menambahkan, sebelum melamar, seseorang perlu mengecek kevalidan perusahaan yang dilamar. Selain itu juga perlu sekali memahami visi perusahaan serta jenjang karier yang tersedia di perusahaan/instansi yang dilamar.
Dalam kesempatan tersebut, baik Rosmawati maupun Nuni Gofar memberikan klinik bimbingan (coaching clinic) bagi para mahasiswa peserta khusus bagaimana membuat CV dan lamaran kerja yang menjanjikan.
Regional Coordinator USAID HELM Parapat Gultom, Ph.D menjelaskan, tujuan kegiatan tersebut guna membangun kesiapan para calon lulusan perguruan tinggi untuk memasuki dunia kerja. USAID HELM mencoba membekali pembuatan CV, surat lamaran kerja, memenangkan interview dan cara mencari informasi pekerjaan.
"Melalui kegiatan ini, kami berharap para calon lulusan PTN punya peluang lebih besar memenangkan kompetisi dunia kerja. Dengan pendekatan klinis dan pelatihan, perserta akan memiliki keterampilan dan kompetensi lebih," pungkasnya.
Source From okezone.com
Cegah Surat Lamaran Kerja Masuk Tong Sampah
On 2016-05-25 11:33:17 1328