Hadapi MEA, UKM Harus Melek Teknologi


Hadapi MEA, UKM Harus Melek Teknologi Meskipun sejumlah pelaku bisnis sempat khawatir kala memasuki era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), namun tak sedikit pelaku bisnis khususnya Usaha Kecil dan Menengah (UKM) yang justru bergairah menghadapi MEA. Menyikapi hal tersebut, Direktur Utama Lembaga Layanan Pemasaran Koperasi dan UKM (LLP-KUKM) Kementerian Koperasi dan UKM, Ahmad Zabadi, mengimbau kepada seluruh pelaku UKM untuk membulatkan tekad agar segera melek teknologi. Terlebih, LLP-KUKM atau lebih dikenal dengan SMESCO sebagai lembaga layanan pemasaran KUKM senantiasa berupaya membantu meningkatkan perannya. "Apalagi, pelaku UKM tahu jika Presiden Joko Widodo siap menjadi lokomotif kemajuan perekonomian Indonesia melalui industri. Tentu dengan catatan, pelaku UKM tanah air harus terus berinovasi agar produknya bisa bersaing di pasar global," ujarnya, dalam keterangannya di Jakarta, Senin (20/6/2016). Dengan kecanggihan teknologi informasi di era digital saat ini, sambung Zabadi, terdapat ruang begitu luas bagi UKM untuk berkembang lebih mudah menuju pasar global. Namun, harus diakui di satu sisi kondisi UKM di tanah air belum sepenuhnya melek dan sadar teknologi. Terutama dalam pemanfaatan teknologi informasi untuk tujuan promosi dan pemasaran. Dia menegaskan, SMESCO akan menjembatani UKM yang memiliki produk berkualitas menuju market yang kompetitif. Salah satu bentuk upayanya, adalah dengan menggandeng komunitas terkait yaitu digitalpreneur, serta pegiat media sosial dan netizen dalam penyelenggaraan event bertajuk SMESCO Digipreneur Day yang berlangsung selama satu hari di Galeri Indonesia Wow, Gedung SME Sabtu lalu. [Baca juga: Di Markas PBB, Menkop Pamer Krisis 98 Bisa Dilalui karena UKM] Lebih lanjut, dia menjelaskan, Smesco DigipreneurDay adalah sebuah event atau wahana beraktivitasnya para profesi digital preneur di bidang promosi dan marketing, dengan obyek “All About SMESCO”. "Tujuannya, sebagai wadah dalam mempromosikan produk-produk UKM SMESCO, pengusaha binaan UKM, program dan kegiatan SMESCO yang dieksiskan di media digital netizen seperti blog, Facebook, Instagram, Twitter dan Youtube (digital media promotion)," kata Ahmad Zabadi. Menurutnya, sudah kali kedua event ini digelar oleh SMESCO berkolaborasi dengan MB Communication-Indoblognet sebagai inisiator dan Deboer Kreasi Asia. Pertama, bulan April lalu mengambil topik tentang fotografi produk bertema The Power of Content dengan obyek produk pilihan dari paviliun daerah. Bulan Juni ini, Smesco DigipreneurDay session video coaching yang disinergikan dengan talkshow bisnis dari sejumlah UKM binaan Smesco. Diungkapkan Ahmad Zabadi, dipilihnya media audio visual dalam sesi ini karena perannya yang semakin diperhitungkan dan memberikan pengaruh kuat dalam dunia promosi. Video marketing dinilai banyak kalangan pebisnis paling pas untuk menarik perhatian masyarakat. Apalagi penyebarannya melalui media sosial dan youtube. "Di sinilah peran SMESCO menjadi jembatan bagi akselerasi UKM yang memiliki produk berkualitas di SMESCO untuk tampil lebih maksimal," paparnya. Dijelaskan Zabadi, bertema One Shoot for UKM Go World, Smesco menghadirkan profesional videografer Bening Kharisma Buwana dan Yosa Tobing untuk melatih teknis pembuatan video dan konten promosi kepada 40 netizen, youtuber dan pegiat media sosial. Sesuai momen Ramadan Festival dan Lebaran Sale di Smesco, obyek pengambilan gambar video adalah produk-produk yang telah terkurasi dan di display di Galeri Indonesia Wow. Dirinya berharap, melalui pelatihan gratis ini pegiat media sosial dapat menciptakan karya video promosi yang menarik sehingga produk-produk UKM Smesco menjadi viral di Youtube dan media sosial. Untuk memberikan apresiasi kepada peserta coaching, Smesco juga mengkompetisikan video yang telah dimuat mereka setelah diuplod di youtube dan diviralkan di media sosial. Zabadi juga sangat mengapresiasi antusiasme dan keterlibatan kalangan digitalpreneur dan netizen dalam kegiatan Smesco DigipreneurDay. "Dari kolaborasi ini diharapkan dapat membangkitkan rasa memiliki dan tanggung jawab sekaligus inspirasi di kalangan digitalpreneur untuk memajukan produk UKM, khususnya di Smesco melalui karya video yang menarik dan informatif," ungkap Zabadi. Selain video coaching yang berlangsung di ruang kelas dan lapangan, Smesco juga menyelenggarakan talkshow bisnis bertema One Day, One Goal for UKM Go Global, menghadirkan UKM Binaan Smesco yaitu Tajudin Maulana (pemilik Celana Sarung inovatif Tajmaul), Ahmad Rafik, pengusaha hijab Alls Scarf, praktisi digital marketing dari Bdigital yaitu Andi Silalahi dan Co-founder Jose Ricardo Santos, Rubie Limpoyie director startup ecommerce Apana.id serta Opid Adisuryo, Chief Marketing Officer Pawoon kasir apiikasi untuk UKM serta audisi SMESCO Hijab Icon Star sebagai pre event SMESCO Ramadhan Festival yang akan diselenggarakan pada 23 sampai 25 Juni 2016. Source From okezone.com

Media Sosial